6 Penyebab Timbulnya Kontraksi Palsu Saat Kehamilan

Penyebab Timbulnya Kontraksi Palsu Saat Kehamilan

Jangan kira semua kontraksi yang dialami saat kehamilan, merupakan pertanda Anda akan segera melahirkan. Saat hamil, Anda berisiko mengalami kontraksi palsu. Beda dengan kontraksi yang asli, kontraksi palsu ini memiliki tanda yang berbeda, misalnya dari intensitas dan frekuensinya. Lalu, mengapa kontraksi yang palsu ini bisa terjadi saat hamil? Simak 6 penyebabnya berikut ini.

  1. Dehidrasi

Ibu hamil butuh mengonsumsi 10 hingga 12 gelas cairan setiap harinya. Jumlahnya tentu saja lebih banyak jika dibandingkan dengan orang biasa. Jika ibu hamil sampai dehidrasi atau kekurangan cairan, maka kontraksi yang palsu akan rentan terjadi. Maka dari itu, jika Anda hamil, jangan ragu untuk membawa serta botol minum ke manapun Anda pergi, sehingga bisa langsung diminum.

  1. Aktivitas yang Berlebihan

Saat tengah berbadan dua, baiknya Anda mengurangi padatnya aktivitas yang dilakukan. Aktivitas yang berat dan menguras banyak tenaga sama sekali tak direkomendasikan untuk dilakukan oleh ibu hamil. Konsultasikan dengan dokter Anda, mengenai intensitas aktivitas yang boleh dilakukan kala hamil. Selain aktivitas harian, olahraga berat pun tak disarankan karena akan menguras energi.

  1. Hubungan Intim

Memang hubungan intim tak dilarang saat tengah hamil, namun hubungan intim bisa jadi alasan mengapa kontraksi muncul. Saat ibu hamil mencapai puncaknya, maka tubuh akan merilis hormone oksitosin. Hormon oksitosin inilah yang dapat memicu terjadi kontraksi di otot rahim. Selain itu, hormon prostaglandin yang diproduksi laki-laki saat pelepasan juga memicu kontraksi.

  1. Kandung Kemih dalam Keadaan Penuh

Jangan langsung panik jika Anda mengalami kontraksi sebelum HPL, bisa jadi itu hanya disebabkan karena penuhnya kandung kemih. Kandung kemih yang penuh membuat uterus atau rahim menerima tekanan. Akibatnya, Anda pun mengalami kontraksi atau keram pada rahim.

  1. Stimulasi pada Payudara

Kontraksi yang palsu bisa Anda alami jika puting mendapatkan stimulasi. Umumnya, hal ini terjadi pada ibu hamil yang masih dalam kondisi menyusui anaknya yang lain atau masih aktif memompa ASI. Agar tak meragukan, coba perhatikan apakah kontraksi yang Anda rasakan terjadi setelah Anda selesai menyusui atau tidak.

  1. Pengecekan Vaginal

Pengecekan vaginal yang Anda lakukan dengan dokter kandungan, bisa menjadi salah satu penyebab munculnya kontraksi yang palsu. Hal ini terjadi karena adanya membran di area tersebut yang tak sengaja tersentuh. Kontraksi yang dipicu oleh kondisi ini biasanya menimbulkan rasa tak nyaman dan juga sakit.

Itulah tadi 6 hal yang bisa memicu timbulnya kontraksi palsu. Jadi, jangan langsung panik dan mengira bayi Anda akan lahir lebih cepat, jauh sebelum waktunya. Saat kontraksi muncul, coba hitung frekuensi dan intensitasnya. Jika frekuensinya tak beraturan dan tak makin bertambah sakit seiring berjalannya waktu, itu berarti Anda mengalami kontraksi yang palsu.

Written by