Cara Memilih Investasi Fintek yang Terpercaya dan Legal

Cara Memilih Investasi Fintek yang Terpercaya dan Legal

Cara Memilih Investasi Fintek yang Terpercaya dan Legal – Apabila Anda berniat untuk melakukan investasi dana secara daring atau online, baiknya memperhatikan beberapa hal di bawah ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Ini karena banyak menjamurnya jasa layanan online tersebut, yang tidak terdaftar dalam Otoritas Jasa Keuangan sebagai payung investor untuk mendapatkan jasa layanan penanaman dana online yang terpercaya.

Jasa investasi berupa peer to peer lending atau peminjaman online, umumnya akan mempertemukan investor atau pemberi pinjaman dengan peminjam. Perjanjian kemudian akan dilakukan secara virtual untuk memudahkan masing-masing pihak. Memiliki keuntungan yang cepat dengan sistem bagi hasil, membuat layanan ini cukup populer di kalangan milenial.

Apabila tidak terdaftar secara resmi, berarti layanan investasi fintek tersebut akan menaik-turunkan laba dan denda sesuka hatinya tanpa pertimbangan yang jelas dan bertentangan dengan kesepakatan sebelumnya. Berikut merupakan tips yang bisa membantu Anda untuk memilih investasi fintech yang aman dan terpercaya.

Kunjungi Situsnya

Sebelum Anda mulai untuk menanamkan modal pada usaha seseorang, sebaiknya kunjungi dulu situs webnya. Pastikan ia menawarkan produk dengan detail dan mampu memberikan keterangan dengan baik. Apabila situs tersebut aktif mengunggah artikel para peminjamnya, tentu hal tersebut bisa menjadi nilai lebih untuk Anda pertimbangkan.

Terdaftar Secara Resmi di OJK

Untuk menghindari penipuan dan merugikan Anda, serta hilangnya dana yang Anda tanam tanpa keterangan yang jelas, pilihlah penyedia jasa layanan investasi yang baik serta terdaftar dalam fintech lending OJK. Anda bisa mengecek hal tersebut di website milik penyedia jasa penanaman modal atau menghubungi pihak OJK untuk menanyakan kelegalan perusahaan tersebut.

Carilah Peminjam yang Tepat

Perusahaan P2P Lending umumnya hanya merupakan pihak pengelola dalam perjanjian penanam modal dengan debitur. Karena itu pilihlah peminjam yang benar-benar memiliki potensi untuk mengembangkan dana yang telah Anda berikan. Anda bisa melakukan pertimbangan mengenai profil peminjam, jangka waktu peminjaman, analisa kredit serta tujuan penggunaan dana dan bentuk usaha apa yang dikerjakan peminjam.

Perhatikan Akses yang Diminta sebagai Syarat Investor

Anda tentunya akan dikenai beberapa persyaratan untuk melengkapi dokumen sebagai penanam modal, namun jangan terkecoh dengan hal tersebut. Anda harus menjaga data diri Anda sebaik mungkin. Apabila penyedia jasa investasi meminta akses pada SMS, kontak, media sosial dan hal pribadi lainnya, Anda harus mempertanyakan kelegalan perusahaan tersebut. P2P Lending yang resmi umumnya hanya meminta kontak diri serta NPWP.

Pastikan Bunga Keuntungan

Perusahaan investasi yang dilakukan secara online, memang memiliki bunga yang cukup besar. Perhatikan berapa besaran bunga yang diberikan perusahaan pada penyedia modal. Alternatif investasi yang bisa Anda pilih adalah perusahaan penanaman modal Amartha yang menyediakan bunga sebesar 15% per tahunnya. Bunga tersebut cukup tinggi karena umumnya perusahaan penanaman modal hanya memberi bunga sekitar 5%-10% tiap tahunnya.

Selidiki Latar Belakang

Bagi Anda yang masih kurang yakin ketika mengunjungi situs web, Anda bisa menyelidiki latar belakang perusahaan maupun profil peminjam Anda untuk memastikan bahwa investasi yang Anda lakukan benar-benar aman. Anda bisa melihat latar belakang perusahaan melalui OJK, testimoni pengguna serta media sosial. Untuk profil peminjam, tanyakan secara detail pada penyedia jasa P2P Lending yang Anda gunakan.

Itulah beberapa tips yang bisa Anda praktikkan untuk mencari perusahaan penyedia investasi fintek yang aman dan terpercaya. Dengan penanaman modal yang tepat dan peminjam yang mumpuni, tentu dana Anda akan berkembang secara pesat.

Written by