Mengenal Beli Kreatif Lokal, Program Pemerintah untuk Industri Kreatif

Mengenal Beli Kreatif Lokal, Program Pemerintah untuk Industri Kreatif

Kepeduliaan masyarakat dan pemerintah terhadap industri kreatif kecil semakin besar. Apalagi di tengah pandemic covid-19, semakin banyak industri kecil yang terkena dampaknya. Kepedulian tersebut tertuang dalam program yang dilakukan Kemenparekraf. Program tersebut diberi nama Beli Kreatif Lokal.

Dalam program satu ini, pemerintah turut menggandeng berbagai mitra transportasi hingga marketplace. Program yang dilangsungkan sepanjang tahun 2020 ini diharapkan bisa meningkatkan daya beli masyarakat serta mendukung industri kreatif.

Fakta Seputar Program Beli Kreatif Lokal

Jika kamu penasaran dengan program satu ini, ada sederet fakta yang perlu kamu ketahui. Tentunya ini bisa jadi inspirasi serta membuat kamu yakin dalam menggeluti industri kreatif. Program ini bisa menjadi bukti bahwa industri kreatif sangat diperhatikan oleh pemerintah secara keseluruhan.

  1. Pendaftaran Dilakukan Secara Gratis

Program pemerintah ini pastinya dibuka secara cuma-cuma. Namun, kamu harus memenuhi beberapa syarat yang diberikan. Salah satunya adalah lokasi usaha yang ada di lingkup Jabodetabek. Program ini memang masih sangat baru sehingga untuk sementara waktu luas wilayahnya masih sangat terbatas.

Kamu pun harus memiliki media sosial dengan akun yang tidak dikunci. Dengan demikian panitia bisa melihat produk dan seperti apa perkembangan produk di media sosial. Bahkan, program ini mencari bisnis yang tidak memiliki pengikut di atas 10.000 akun. Program ini masih dalam keterbatasan karena hanya dipilih 500 pelaku bisnis saja.

  1. Hanya untuk Pelaku Bisnis Kriya, Fashion dan Kuliner

Beli Kreatif Lokal hanya diperuntukan oleh tiga sektor terlebih dahulu yaitu fashion, kriya atau kerajinan tangan serta kuliner. Memang semua sektor industri kreatif akan banyak terdampak di masa pandemi ini. Namun, bukan tak ada alasan Kemenparekraf memilih tiga bidang usaha ini.

Salah satu alasan terbesar adalah kontribusi tiga bidang ini termasuk yang paling besar terhadap pendapatan negara. Dari tiga sektor itu, bidang kuliner memiliki porsi yang paling besar yakni mencapai 70%. Hal ini juga mengingat bahwa minat masyarakat di bidang kuliner cukup meningkat tajam khususnya saat diberlakukan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

  1. Keuntungan yang Didapatkan oleh Para Peserta

Tentu saja kamu mungkin penasaran terhadap keuntungan yang didapatkan oleh para pelaku usaha yang bisa bergabung dalam program ini. Nantinya, para pelaku usaha akan mendapatkan pendampingan secara digital. Beberapa pendampingan yang dilakukan antara lain mengenai pembuatan konten di media sosial.

Konten yang dimaksud dimulai dari konten gambar hingga pembuatan caption. Para peserta juga diajarkan bagaimana melakukan promosi yang baik di media sosial. Dengan mitra berbagai e-commerce dan media transportasi, nantinya para pelaku usaha diharapkan bisa memanfaatkan teknologi yang sudah ada.

Pendampingan yang dilakukan antara lain melakukan monitoring per hari dan mengadakan konseling atau konsultasi secara gratis. Selain itu, pemerintah juga menyediakan ahli hukum untuk membantu pengurusan hak cipta atau merk terhadap para pelaku usaha.

Cara Bertahan di Masa Pandemi Bagi Industri Kreatif

Mengikuti program pemerintah ini adalah salah satu cara yang bisa dilakukan para pelaku industri kreatif untuk bertahan di tengah pandemi. Namun sebenarnya ada sederet cara lain yang bisa dilakukan untuk bertahan. Salah satunya adalah dengan beradaptasi.

Misalnya saja ketika kamu mulai mencoba industri fashion, maka kamu bisa mencoba untuk menambahkan produk yang bisa dipakai masyarakat di masa pandemi. Misalnya saja membuat produk masker yang pasti dibutuhkan oleh masyarakat.

Selain itu, kamu juga bisa melakukan inovasi. Misalnya saja menciptakan produk pakaian yang nyaman dan cocok dipakai untuk orang yang harus bepergian dengan angkutan umum. Kamu bisa melakukan riset terhadap kebutuhan pasar khususnya di masa pandemi.

Jangan lupa untuk memperhitungkan keuangan dengan cara yang lebih matang. Kerap kali banyak orang yang salah melangkah karena perhitungan keuangan yang tidak pas atau salah. Hal-hal seperti ini wajib dihindari karena malah menyebabkan masalah bagi kamu di kemudian hari.

Begitu pula dengan promosi barang yang kamu produksi. Tak ada salahnya memberikan diskon misalnya. Memang keuntungan akan semakin sedikit namun setidaknya kamu bisa menjaring konsumen baru yang bisa menjadi pelanggan tetap.

Tak masalah juga bila kamu ingin membuka atau mencoba industri baru. Misalnya karena bisnis kuliner sedang berkembang pesat, kemudian kamu ingin mencobanya. Namun tetap perencanaan adalah yang utama supaya kamu tidak mendapatkan kerugian dan malah menyulitkan kondisimu.

Banyak orang yang harus banting setir demi bertahan di masa pandemi ini. Jadi, jangan merasa sendirian. Utamanya adalah melakukan persiapan serta mengeluarkan ide-ide kreatif supaya produk itu menjadi daya tarik. Banyak juga usaha kecil yang malah berkembang di era pandemi.

Sebagai pelaku industri kreatif, kamu memang harus dituntut lebih berusaha mengembangkan bisnis yang mungkin terganggu akibat pandemi. Namun, dengan kreativitas yang tinggi pastinya kamu bisa lebih bertahan di masa sulit seperti sekarang. Mencoba bantuan dari pemerintah juga bisa menjadi jalan keluar.

Written by